Berita PE 2017
PENGUMUMAN PE 2016 PDF Print E-mail

Pada tahun 2016 ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral kembali memberikan Penghargaan Energi Tahun 2016. Penghargaan Energi merupakan suatu bentuk apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah untuk menghargai jasa Perorangan, Kelompok Masyarakat, Perusahaan (Asing/Nasional/Daerah), dan Pemerintah (Pusat/Daerah) yang berjasa luar biasa dan berdampak besar melakukan kegiatan usaha pengembangan, penyediaan, dan pemanfaatan energi dengan prinsip diversifikasi dan/atau konservasi energi yang menghasilkan produk nyata secara fisik sebagai hasil inovasi dan pengembangan teknologi baru.

 
Verifikasi Dewan Juri PENGHARGAAN ENERGI 2016 ke Bali PDF Print E-mail

Salah satu rangkaian kegiatan Penghargaan Energi 2016 adalah verifikasi terhadap beberapa peserta yang telah memasukkan usulan sebagai calon penerima penghargaan. Tanggal 5-6 Agustus 2016  dilakukan verifikasi dengan kunjungan ke lapangan terhadap Calon penerima Penghargaan Energi Jenis Prabawa dan Prakarsa Kelompok Masyarakat di Denpasar Bali. Dewan Juri yang melakukan verifikasi adalah Bapak Suryopratomo dan Bapak Budhiarto Shambazy didampingi oleh Panitia Teknis I Wayan Lugra. Untuk kategori Prabawa calon yang diverifikasi adalah Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Propinsi Bali, di Jl. WR. Supratman No. 71 Denpasar.

 

 
Sosialisasi PENGHARGAAN ENERGI 2016 pada Seminar dan Pameran Satu Dasawarsa ADPESDM PDF Print E-mail

“Berawal dari blusukan yang dilakukan Menteri ESDM saat itu, Darwin Zahedy Saleh pada tahun 2010 ke Desa Cikatomas, beliau merasa perlu untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat atas prestasi istimewa dalam pengelolaan energi melalui konservasi dan diversifikasi energi serta budaya hemat energi, sehingga sejak tahun 2011 Kementerian ESDM melalui Badan Litbang ESDM menyelenggarakan Penganugerahan Penghargaan Energi,” demikian disampaikan Kepala P3TKEBTKE, Adhi Wibowo dalam Seminar dan Pameran Sektor ESDM “Satu Dasawarsa Asosiasi Dinas Pengelola ESDM Provinsi se Indonesia” di Balai Kartini, Jakarta pada Selasa (26/4/2016).

 

 
TPA Sampah Puuwatu Kota Kendari: Memanen Energi Hasil Pengolahan Sampah PDF Print E-mail

Sampah menjadi masalah utama kota-kota besar di Indonesia. Tapi tidak untuk wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara. Jika kita mendatangi TPA sampah Puuwatu, maka tidak terlihat tumpukan sampah dan bau menyengat seperti yang terjadi di berbagai tempat pembuangan sampah lainnya di Indonesia. Kita tidak akan melihat ‘horor’ lautan sampah dan lalat-lalat yang beterbangan. Malah yang terlihat oleh kita adalah pemandangan rerumputan yang hijau dan bunga-bunga di taman yang ada di sekitarnya.

Persoalan pengelolaan sampah menjadi salah satu prioritas Wali Kota Kendari Dr. Ir. H. Asrun, M.Eng.Sc. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kendari 2015, jumlah penduduk Kota Kendari mencapai 335.899 jiwa dengan volume sampah mencapai 763.326 m3 per hari. Pemkot Kendari pun berhasil mengelola limbah sampah menjadi gas metana yang telah dimanfaatkan oleh 200 KK untuk keperluan listrik dan memasak. Inovasi tersebut membuat Pemkot Kendari terpilih sebagai The Most Inspiring Penghargaan Energi 2015.

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 Next > End >>

Page 2 of 8