Verifikasi Dewan Juri PENGHARGAAN ENERGI 2016 ke Bali PDF Print E-mail

Salah satu rangkaian kegiatan Penghargaan Energi 2016 adalah verifikasi terhadap beberapa peserta yang telah memasukkan usulan sebagai calon penerima penghargaan. Tanggal 5-6 Agustus 2016  dilakukan verifikasi dengan kunjungan ke lapangan terhadap Calon penerima Penghargaan Energi Jenis Prabawa dan Prakarsa Kelompok Masyarakat di Denpasar Bali. Dewan Juri yang melakukan verifikasi adalah Bapak Suryopratomo dan Bapak Budhiarto Shambazy didampingi oleh Panitia Teknis I Wayan Lugra. Untuk kategori Prabawa calon yang diverifikasi adalah Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Propinsi Bali, di Jl. WR. Supratman No. 71 Denpasar.

 

Saat kunjungan ke Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dewan Juri diterima langsung oleh Bapak Ir. Ida Bagus  Wisnuardhana, M.Si, selaku Kepala Dinas didampingi beberapa staf.  Verifikasi berlangsung melalui pemaparan kegiatan Sistim Pertanian Terintergrasi (SIMANTRI), penayangan video dan foto-foto serta dilanjutkan tanya jawab. Beberapa pertanyaan Dewan Juri yang sangat substantif mendapat respon yang baik serta argumentatif, sehingga beberapa hal yang tadinya menimbulkan perbedaan pemahaman menjadi jelas.

Dewan Juri diterima oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Staf

 

Sistem yang dibangun melalui SIMANTRI adalah merupakan rekayasa sosial yang dilaksanakan secara berkesinambungan sejak tahun 2009 sampai sekarang dengan target 2018 mencapai 1000 SIMANTRI yang tersebar di seluruh Propinsi Bali. Rekayasa sosial jauh lebih rumit dari pada rekayasa teknik karena menyangkut kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, merubah cara pikir dan paradigma masyarakat,  dan juga yang paling penting adalah memelihara momen-momen sosial yang telah tercapai melalui rekayasa sosial tersebut.

 

Tingkat keberhasilan SIMANTRI sekitar 90% dimana yang gagal umumnya berlokasi di lahan yang agak tandus, minimnya sumber air dan juga topografi yang kurang mendukung. Target utama SIMANTRI adalah Pertanian yang zero waste dengan motto 4F yaitu, food, feed, fertilizer and fuel, dimana 3 F telah berhasil dengan baik dan sejak 2013 F yang keempat terus digenjot melalui pemanfaatan biogas limbah ternak untuk rumah tangga. Semua SIMANTRI telah mendapatkan fiber digester untuk kebutuhan produksi biogas yang dimanfaatkan oleh para petani yang bergabung dengan SIMANTRI.

 

Program SIMANTRI sangat populer di Bali karena meningkatkan perekonomian Masyarakat Petani dan setiap tahun permohonan untuk ikut dalam Program SIMANTRI terus meningkat. Penapisan permohonan yang masuk oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dilakukan dengan sangat ketat agar yang menerima Bantuan SIMANTRI tepat sasaran sehingga tingkat keberhasilan mendekati 100 %. SIMANTRI sudah sering menjadi rujukan bagi Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan dari luar Bali, dan sudah ada beberapa yang telah mengadopsi program tersebut yaitu Propinsi Sumatera Barat dengan menyesuaikan kondisi di daerahnya masing masing. Acara verifikasi ditutup dengan foto bersama di depan Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan.

 

Selanjutnya dilakukan  verifikasi ke Koperasi Amoghasiddhi di Jalan Sokasati No. 6 Denpasar untuk  Jenis Prakarsa Kelompok Masyarakat. Dewan Juri  diterima oleh Ketua Dewan Pengawas Koperasi Bapak  Ida Bagus Purwanasara. Verifikasi dengan kegiatan peninjauan kantor koperasi, tanya jawab dan mencoba sepeda listrik. Koperasi Amoghasiddhi dengan kegiatan utama adalah simpan pinjam memiliki anggota sekitar 2000 yang tersebar di Bali dan anggota istimewa yang berdomisili di luar Bali. Kewajiban anggota istimewa adalah sama dengan anggota  biasa namun tidak memiliki hak suara.

Wawancara Dewan Juri dengan Ketua Pengawas Koperasi Amoghasiddhi

 

Disamping kegiatan simpan pinjam,  koperasi tersebut memiliki kegiatan khusus yaitu memberikan pinjaman kepada anggota untuk pemasangan solar cell dan kredit sepeda listrik. Hal ini cukup menarik karena mungkin satu satunya koperasi yang peduli terhadap energi ramah lingkungan. Anggota yang memohon untuk pinjaman solar cell memang belum banyak, umumnya adalah anggota yang memiliki kemampuan ekonomi menengah ke atas, namun rintisan yang dilakukan juga merupakan rekayasa sosial yang patut dihargai.

 

Perkembangan pemberian pinjaman solar cell masih sedikit karena mahalnya batere penyimpanan. Saat ini sedang dilakukan penjajagan untuk bekerja sama dengan pihak PT. PLN agar kendala mahalnya batere penyimpanan bisa ditekan atau dihilangkan. Sedangkan untuk permohonan pinjaman sepeda listrik terus meningkat sejak dibentuknya perkumpulan SEpeda LIstrik Denpasar yaitu SELID yang diresmikan oleh Walikota Denpasar.

 

Sasaran sepeda listrik adalah anak anak Sekolah Menengah Pertama yang selama ini belum saatnya mengendarai sepeda motor karena belum cukup usianya memiliki SIM C,  namun ke sekolah sudah mengendarai sepeda motor. Kegiatan ini juga merupakan rekayasa sosial karena merubah cara pikir masyarakat terutama orang tua murid untuk tidak melanggar peraturan lalulintas karena membiarkan putra putrinya mengendarai sepeda motor padahal belum memiliki SIM dan sekaligus sadar akan menggunakan energi ramah lingkungan. Verifikasi diakhiri dengan mencoba sepeda listrik oleh Bapak Suryopratomo di depan kantor Koperasi Amoghasiddhi. (IWL)

Bapak Suryopratomo sedang mencoba sepeda listrik