Berita PE 2016
PENGUMUMAN PE 2016 PDF Print E-mail

Pada tahun 2016 ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral kembali memberikan Penghargaan Energi Tahun 2016. Penghargaan Energi merupakan suatu bentuk apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah untuk menghargai jasa Perorangan, Kelompok Masyarakat, Perusahaan (Asing/Nasional/Daerah), dan Pemerintah (Pusat/Daerah) yang berjasa luar biasa dan berdampak besar melakukan kegiatan usaha pengembangan, penyediaan, dan pemanfaatan energi dengan prinsip diversifikasi dan/atau konservasi energi yang menghasilkan produk nyata secara fisik sebagai hasil inovasi dan pengembangan teknologi baru.

 
TPA Sampah Puuwatu Kota Kendari: Memanen Energi Hasil Pengolahan Sampah PDF Print E-mail

Sampah menjadi masalah utama kota-kota besar di Indonesia. Tapi tidak untuk wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara. Jika kita mendatangi TPA sampah Puuwatu, maka tidak terlihat tumpukan sampah dan bau menyengat seperti yang terjadi di berbagai tempat pembuangan sampah lainnya di Indonesia. Kita tidak akan melihat ‘horor’ lautan sampah dan lalat-lalat yang beterbangan. Malah yang terlihat oleh kita adalah pemandangan rerumputan yang hijau dan bunga-bunga di taman yang ada di sekitarnya.

Persoalan pengelolaan sampah menjadi salah satu prioritas Wali Kota Kendari Dr. Ir. H. Asrun, M.Eng.Sc. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kendari 2015, jumlah penduduk Kota Kendari mencapai 335.899 jiwa dengan volume sampah mencapai 763.326 m3 per hari. Pemkot Kendari pun berhasil mengelola limbah sampah menjadi gas metana yang telah dimanfaatkan oleh 200 KK untuk keperluan listrik dan memasak. Inovasi tersebut membuat Pemkot Kendari terpilih sebagai The Most Inspiring Penghargaan Energi 2015.

 
Amin, Inovator Konverter Kit BBM ke LPG PDF Print E-mail

Dengan semangat untuk membangun ekonomi kerakyatan, menjadi satu motivasi bagi Amin, 46 tahun, menciptakan dan menerapkan alat konverter kit bahan bakar bensin ke elpiji bagi perahu nelayan di daerahnya. Inovasi ini berasal dari rasa prihatin karena hasil tangkapan ikan nelayan yang kecil, tidak sebanding dengan mahalnya biaya operasional yang harus dikeluarkan untuk melaut terutama harga BBM (Bahan Bakar Minyak) bersubsidi yang masih mahal, dan ketersediaan akan adanya BBM. Dari permasalahan yang dihadapinya, Penerima The Most Inspiring Penghargaan Energi 2014 ini, mencoba mencari solusi dengan menciptakan teknologi tepat guna dan ramah lingkungan.

 

Saat ini Amin bersama produsen Fajar Cipta Wacana (FCW) siap untuk memproduksi konvertir kit untuk nelayan hasil temuannya. Temuan dan produknya ini tidak diragukan lagi, karena tanggal 15 Maret 2016 lalu, konverter kit ini telah mendapatkan Sertifikat Kesesuaian SNI EN 12806:2015 dari Balai Sertifikasi PPMB Kementerian Perdagangan. Bahkan, konverter yang telah ia patenkan di Kementerian Hukum dan HAM inipun meraih sertifikat tingkat komponen dalam negeri sebesar 82,64 persen dari Kementerian Perindustrian.

 

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Next > End >>

Page 1 of 9

Follow Us On

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini110
mod_vvisit_counterMinggu ini1625
mod_vvisit_counterMinggu lalu5035
mod_vvisit_counterBulan ini7252
mod_vvisit_counterBulan lalu16267
mod_vvisit_counterSemua hari716198

Ada: 2 guests online
Tanggal: 11 Apr, 2016